Inisiatif Pertanian Perkotaan Jakarta: Pengamat Beri Penghargaan pada Kiprah Progresif Pj. Gubernur Heru

Author:

Inisiatif pertanian perkotaan (urban farming) yang digalakkan di Jakarta di bawah kepemimpinan Penjabat (Pj) Gubernur Heru Budi Hartono mendapatkan apresiasi tinggi dari berbagai pengamat pertanian dan perkotaan. Kiprah progresif Pj. Gubernur dalam mengembangkan pertanian ini dinilai sebagai langkah visioner dan memberikan dampak positif bagi ketahanan pangan, lingkungan hidup, serta pemberdayaan masyarakat di ibu kota. Penghargaan dari para pengamat menjadi bukti keberhasilan awal dari inisiatif pertanian ini.

Dr. Eva Rianti, seorang pakar kebijakan publik dari Universitas Indonesia, pada tanggal 17 Mei 2025, menyatakan bahwa pertanian perkotaan yang dipimpin oleh Pj. Gubernur Heru menunjukkan komitmen yang kuat terhadap pembangunan berkelanjutan di Jakarta. Beliau menyoroti keberhasilan program-program seperti pemanfaatan lahan tidur, ruang terbuka hijau, dan bahkan atap gedung untuk kegiatan bercocok tanam. Dr. Eva juga mengapresiasi pendekatan pemerintah provinsi yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat melalui pelatihan, pendampingan, dan penyediaan bibit serta sarana produksi.

Penghargaan serupa juga datang dari Ir. Surya Pratama, seorang ahli pertanian perkotaan dari Institut Pertanian Bogor (IPB). Beliau memberikan pujian khusus pada integrasi inisiatif pertanian dengan program pengelolaan lingkungan, seperti pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos dan pemanfaatan air hujan untuk irigasi. Menurutnya, sinergi ini tidak hanya meningkatkan produktivitas pertanian perkotaan tetapi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap upaya menciptakan Jakarta yang lebih hijau dan berketahanan iklim. Contoh sukses dari inisiatif pertanian ini terlihat di beberapa kawasan padat penduduk di Jakarta Pusat, di mana warga berhasil mengubah lahan sempit menjadi kebun produktif.

Lebih lanjut, para pengamat juga menyoroti dampak sosial dan ekonomi dari inisiatif pertanian perkotaan ini. Selain meningkatkan ketersediaan pangan lokal dan mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar daerah, program ini juga menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat, terutama kelompok rentan. Data dari Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (DKPKP) DKI Jakarta per April 2025 mencatat adanya peningkatan jumlah kelompok tani perkotaan dan volume produksi hasil panen lokal sejak inisiatif pertanian ini digencarkan.

Dengan penghargaan dan apresiasi yang terus mengalir dari para pengamat, kiprah Pj. Gubernur Heru dalam mengembangkan inisiatif pertanian perkotaan di Jakarta diharapkan dapat terus berlanjut dan menginspirasi kota-kota lain di Indonesia untuk mengadopsi pendekatan serupa dalam membangun ketahanan pangan dan lingkungan yang berkelanjutan.