Produktivitas padi, yang merupakan makanan pokok bagi banyak populasi dunia, sangat bergantung pada kesehatan tanamannya. Namun, tanaman ini rentan terhadap berbagai penyakit, dan dua di antaranya yang paling merusak adalah blas dan busuk pelepah. Mengenali ciri khas penyakit blas dan busuk pelepah sejak dini adalah kunci untuk mencegah kerugian panen yang signifikan.
Penyakit blas disebabkan oleh jamur Pyricularia oryzae. Penyakit blas ini adalah munculnya bercak berbentuk mata pada daun padi. Bercak ini memiliki bagian tengah berwarna keabu-abuan dan tepian berwarna cokelat kemerahan. Jika infeksi terjadi pada pelepah, bercak akan memanjang dan berwarna lebih gelap. Namun, gejala yang paling merusak terjadi pada leher malai, yang menyebabkan gabah tidak terisi penuh atau patah.
Selain pada daun, ciri khas penyakit blas juga dapat terlihat pada gabah. Gabah yang terinfeksi akan menunjukkan bercak-bercak kecil berwarna cokelat. Kondisi ini menurunkan kualitas dan kuantitas hasil panen. Lingkungan yang lembap dan suhu hangat sangat mendukung penyebaran penyakit ini, yang dapat dengan cepat menyebar ke seluruh sawah.
Penyakit busuk pelepah, yang disebabkan oleh jamur Rhizoctonia solani, memiliki ciri yang berbeda. Gejalanya dimulai dari pelepah daun padi yang dekat dengan permukaan air. Awalnya, muncul bercak oval berwarna hijau keabu-abuan, yang kemudian membesar dan menyebar. Bercak ini seringkali memiliki tepian berwarna cokelat.
Ciri khas penyakit blas dan busuk pelepah juga berbeda pada tingkat keparahannya. Jika penyakit busuk pelepah tidak dikendalikan, bercak akan terus menyebar ke atas, menutupi seluruh pelepah dan daun bendera. Kondisi ini mengganggu proses fotosintesis dan membuat tanaman padi tidak mampu mengisi gabah secara optimal, yang berujung pada penurunan hasil panen yang signifikan.
Untuk mengelola kedua penyakit ini, petani perlu menerapkan strategi terpadu. Penggunaan varietas padi yang tahan penyakit, manajemen air yang baik, dan pemupukan seimbang adalah langkah-langkah pencegahan yang efektif. Pemantauan rutin dan pengenalan ciri khas penyakit blas dan busuk pelepah juga sangat penting untuk tindakan pengendalian dini.
